Selasa, 06 November 2012

Usaha Ternak Kenari Merah


ternak kenari merah
usaha ternak kenari merah 

Tips perawatan warna dalam usaha ternak kenari merah. Usaha ternak kenari merah, adalah sebuah bisnis baru yang saat ini banyak digandrungi oleh pecinta burung kenari. Informasi cara usaha ini terus berkembang seiring dengan cara ternak kenari Yorkshire, dan berbagai macam ternak burung kenari lain.


Jika anda memiliki keinginan untuk menerapkan usaha ternak kenari merah, maka hal terpenting yang harus anda coba adalah perawatan warna merahnya. Karena warna adalah elemen terpenting dalam sebuah ternak burung kenari. Pakan yang kaya akan betakaroten adalah mutlak dijadikan sebagai pakan utama. Minimal, anda bisa mempunyai kombinasi pakan berupa beta-carotene dan canthaxanthin. Beta carotene adalah zat yang bisa menimbulkan warna merah. Namun, pemberian pakan beta carotene ini sangat ampuh dan baik ketika bulu burung kenari merah baru tumbuh.

Ada banyak suplemen yang dijual di pasaran untuk usahaternak kenari merah dan mengandung beta-carotene. Namun, makanan tersebut bisa beresiko tinggi bagi kesehatan si burung, karena berbagai macam zat pengawet bisa menghasilkan beberapa disfungsi organ kesehatan. Ada baiknya, jika anda memberikan parutan wortel segar, brokoli cincang, bit, ubi jalar, labu serta tomat pada burung kenari merah yang anda ternak.  Pemberian pakan yang segar serta mengandung beta karoten seperti itu akan sangat berpengaruh kepada warna kenari itu sendiri. diluar itu, perawatan kenari merah hampir sama dengan perawatan kenari lain pada umumnya. J

Kendati demikian, ada pula cara merawat dan menjaga burung kenari merah dengan cara kimiawi. Dua bahan kimia utama yang bisa digunakan yaitu, canthaxanthin serta beta-carotene. Canthaxanthin dan beta-carotene juga bisa diberikan kepada anak burung. Masukkan sesendok teh campuran canthaxanthin dan beta-carotene ke dalam satu kilogram air matang yang sudah dingin.

Campuran canthaxanthin dan beta-carotene sering dijual dengan beberapa zat tambahan seperti sukrosa, dektrosa, atau jenis pemanis lainnya serta vitamin C dan B. Tetapi zat tambahan itu sesungguhnya tidak berpengaruh pada tujuan pembentukan dan pemeliharaan warna pada kenari merah. Itulah beberapa tips usaha ternak kenari merah  dalam hal perawatan warna. Semoga artikel usaha ternak kenari merah  ini membantu anda.

www.jendelahewan.blogspot.com

Mengenal Ikan Oscar

Ikan Oscar yang memiliki nama latin Astronotus adalah sebuah genus ikan dari familia Cichlidae. Diketahui ada dua spesies dalam genus ini, dan keduanya ditemukan di Amerika Selatan. Ikan oscar adalah omnivora dan memakan ikan kecil, moluska, serta binatang yang tidak bertulang belakang.

Astronotus ocellatus atau ikan oscar, terkenal sebagai ikan hias yang sering dipelihara di aquarium. Ikan Oscar (Astronotus ocellatus) merupakan salah satu jenis cichlid yang telah relatif lama dikenal oleh manusia. Ikan ini sudah kurang lebih 50 tahun akrab dengan manusia. Ikan Oscar ini berasal dari Amerika Selatan, Sungai Amazon, Parana, Rio Paraguay, dan Rio Negro. Hampir semua Ikan Oscar yang beredar saat ini adalah hasil dari pembudidayaan, jarang yang merupakan tangkapan asli dari habitatnya.

Warna dan corak dari ikan oscar ini sangat menarik. Warna badannya kehitam-hitaman dengan batikan berwarna kuning kemerah-merahan. Tidak seperti ikan hias lain, ikan oscar memerlukan perlakuan sedikit khusus pada cara perkembangbiakannya, sehingga ikan Oscar ini termasuk ikan relatif mahal.

Selain warna batik atau macan, ikan oscar juga ada yang jenis albino dengan warna dasar putik kekuningan. Oscar jantan memiliki ciri warna merah pada tutup insang dekat perut dan mempunyai tiga buah lingkaran hitam pada sirip punggung. Sementara pada betina, warna tersebut kabur dan tidak ada tanda lain. Oscar dapat mencapai ukuran 35 cm, akan tetapi rata-rata ikan ini berukuran maksimal 30 cm. Keunikan lain dari ikan oscar adalah ikan ini termaasuk ikan yang cerdas, mereka dapat belajar dengan cepat mengenai jadwal makannya. Hampir segala sesuatu yang berhubungan dengan makanannya dapat direkam dengan baik oleh ikan ini.

Beberapa jenis oscar yang dikembangbiakan:
- Tiger Oscar
- Red Tiger Oscar
- Albino Tiger Oscar
- Albino Red Oscar
- Gold Oscar
- Half Back Oscar
- Long Fin Oscar

Ikan oscar ini adalah ikan predator sehingga biasanya ia memakan ikan yang lebih kecil dari tubuhnya atau seukuran mulutnya. Pakan untuk ikan oscar yaitu pellet, jangkrik, cacing, ikan cere, udang, ikan mas kecil dan pakan hidup lainnya. Ikan Oscar termasuk ikan yang rakus dan bisa memakan hampir semua jenis pelet termasuk pellet ikan mas koki biasa

Sumber : http://isidunia.com/2012/05/mengenal-ikan-oscar.html

www.jendelahewan.blogspot.com

Senin, 05 November 2012

Budidaya Ikan Oscar

Ikan Oscar merupakan jenis ikan air tawar yang berasal dari sungai Amazone, Panama, Rio-Paraguay dan Tio-Negro Amerika Selatan. Ikan Oscar sudah dapat dikembang-biakan di Indonesia. Ikan Oscar mempunyai bentuk dan warna yang menarik. Warna badannya kehitam-hitaman dengan batikan berwarna kuning kemerah-merahan. Tidak seperti ikan hias lain, ikan oscar memerlukan perlakuan sedikit khusus pada cara perkembangbiakannya, sehingga ikan Oscar ini termasuk ikan yang mahal.

1) Pemilihan Induk

a. Induk yang baik untuk dipijahkan sudah berumur 1,5 tahun sampai 2 tahun dengan panjang badan 15 cm dan tinggi badan 10 cm serta berwarna cerah.

b. Seleksi induk dimulai saat ikan Oscar masih remaja (5 ~ 6 bulan), dengan cara mencampurkan 5 ekor jantan dan 5 ekor betina. Ikan Oscar remaja ini akan mencari pasangannya sendiri-sendiri. Setelah saling berpasangan maka kita pisahkan di bak tersendiri sampai menjadi induk.

2) Perbedaan Induk Jantan dan Betina

Induk Jantan terhadap Induk Betina
– panjang badan relatif lebih panjang
– alat kelamin lebih menonjol
– induk yang telah matang perutnya gendut
– lubang kelamin lebih besar

3) Cara Pemijahan

* Bak perkawinan terbuat dari semen yang berukuran 1 1/2 x 1 x 0,5m3, diisi air yang telah diendapkan selama 12 ~ 24 jam setinggi 30 ~ 40 cm.
* Jika bak perkawinannya luas, dapat disekat.
* Sepasang induk Oscar yang telah matang telur dimasukkan ke dalam bak.
* Pada setiap kolom diberi batu ceper yang berwarna gelap dan di atasnya ditutup sebagian besar agar suasana kolom menjadi teduh.
* Oscar mengadakan pemijahan siang dan sore hari langsung dibuahi oleh pejantan.
* Telur yang berada di atas batu ceper tersebut yang telah dibuahi diangakat dimasukkan ke dalam aquarium untuk ditetaskan. Aquarium berukuran 70 x 40 x 40 cm3 diisi air setinggi 10 cm, untuk telur sepasan induk.
* Ke dalam aquarium diberi udara (aerasi) dengan kekuatan lemah.
* Selesai 3 hari biasanya telur-telur mulai menetas.
* Air diberi campuran emalin atau methylene blue.

PEMELIHARAAN BENIH
1. Benih ikan ini sampai berumur 4 hari belum perlu diberi makan, karena masih mempunyai persediaan makanan pada yolk sacknya (kuning telur).
2. Pada hari ke 5 benih diberi makanan Rotifera. Pemberian makanan ini tidak boleh terlambat karena ikan Oscar bersifat kanibal (memangsa sesamanya).
3. Pada hari ke 10 sudah bisa diberi kutu ari yang telah disaring.
4. Setelah berumur 2 minggu benih mulai diberi kutu air tanpa disaring dan mulai dicoba cacing rambut.
5. Benih sudah dapat dipindahkan ke bak/kolam yang lebih luas setelah berumur 25 hari.

PEMBESARAN
1. Pembesaran ikan dilakukan setelah benih berumur 25 hari.
2. Benih yang dihasilkan kira-kira 1000 s/d 3000 ekor untuk satu kali penetasan.
3. Bak yang digunakan berukuran 2 x 1 x 1 m3, dan diisi air setinggi 20 – 25 cm.
4. Untuk pertama kali pembesaran dapat ditebar kurang lebih 300 ekor ikan.
5. Untuk mengurangi teriknya matahari pada siang hari, di dalam bak diberi tanaman air seperti eceng gondok dan Hidrilla Verticilata. Untuk mencegah masuknya air hujan terlalu banyak, pada bagian atas bak ditutup sebagian dengan seng plastik.
6. Penjerangan dilakukan setelah benih berada di bak selama sebulan dengan jumlah menjadi 200 ekor
7. Makanan yang diberikan berupa cacng rambut. Setelah ikan berumur 5 ~ 6 bulan, ikan sudah dapat diseleksi untuk dijadikan induk, makanan yang diberikan diganti dengan udang kali yang masih segar/hidup, bisa juga diberi udang rebon yang masih segar.
8. Sepasang induk dapat menghasilkan telur 1000 s/d 4000 butir untuk sekali pemijahan.

Untuk mendapatkan warna yang indah pada ikan Oscar, pemberian makanan harus mengandung zat kapur (chitine) dimulai sejak kecil, seperti kutu air (Moina), Rotifera, cacing rambut, Artemia, udang rebon atau udang kali.

Ikan Oscar mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi; untuk ikan yang berumur 4 bulan (berukuran kurang lebih 6 cm) harganya Rp. 500,00 per ekor, sedangkan induk Oscar bisa mencapai harga Rp. 50.000,00 per pasang.Dengan menekuni cara pemeliharaan ikan Oscar ini, dapat menambahpenghasil keluarga.

SUMBER Dinas Perikanan DKI Jakarta, 1996
Read more: http://zonaikankita.blogspot.com/2011/12/budidaya-ikan-oscar.html

www.jendelahewan.blogspot.com

Minggu, 04 November 2012

Lion Fish: Si Cantik Yang Beracun

Lionfish atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan nama ikan lepu ini memang terlihat menawan. Dengan sirip warna-warninya yang menyerupai rumbai-rumbai, lionfish bakal membuat kita terpana dengan kecantikannya. Nggak cuma itu saja, ikan unik ini juga punya keunikan lainnya.

Walaupun panjangnya hanya berkisar antara 10-40 sentimeter, ikan yang sering dijadikan ikan hias akuarium ini ternyata doyan banget makan. Buktinya, ikan ini suka makan ikan-ikan yang hidup di terumbu karang, udang dan kepiting. Serunya lagi, lionfish menelan bulat-bulat makanannya. Cara memangsanya pun cukup cerdik. Soalnya ikan ini akan bersembunyi dan kemudian menyergap tiba-tiba ikan, udang atau kepiting yang lewat.

Karena penampilannya yang menarik, lionfish juga menarik perhatian ikan-ikan besar yang siap memangsa. Makanya, ikan ini punya pertahanan diri yaitu duri-duri yang terlihat seperti sayap dan rumbai di sepanjang tubuhnya. Duri-duri ini mengandung racun yang bisa membunuh ikan-ikan besar atau belut yang mau memangsanya. Meskipun cukup kuat, racun lionfish nggak cukup untuk membunuh manusia. Kita hanya akan merasa pusing, sakit luar biasa, muntah-muntah dan kesulitan bernapas.

Satu hal lain yang juga unik dari ikan yang tinggal di terumbu karang di perairan air hangat di Samudera Pasifik adalah cara hidupnya. Ikan ini bukanlah ikan yang hidup berkelompok melainkan ikan penyendiri. Tapi, ketika bertemu pasangannya, lionfish betina bakal melepaskan 2.000-15.000 telur untuk dibuahi si jantan. Setelah itu, si pasangan ini bakal bersembunyi supaya telur-telurnya ini bisa mengapung di lautan tanpa dimakan ikan lain. Hanya butuh waktu dua hari untuk telurnya menetas menjadi seekor ikan lionfish yang punya umur panjang, yaitu sekitar 15-16 tahun.

Sumber : http://www.gadis.co.id/gaul/aksi/lion.fish.si.cantik.yang.beracun/001/006/206

www.jendelahewan.blogspot.com

Peluang Usaha Budidaya Ikan Hias Di Indonesia

Ikan hias terkenal sebagai komoditas budidaya yang potensial untuk bisnis ekspor. Fenomena pasar bebas semakin menggairahkan pasar ikan hias internasional. Peluang ini harus dimanfaatkan oleh Indonesia. Berikut adalah peluang-peluang tersebut.

1. Sifat Bisnis Ikan Hias yang Fleksibel dan Menguntungkan
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, Drs Ade Soeharsono SH, MM mengatakan bahwa sifat bisnis ikan hias sangat fleksibel dimana bisa dilakukan sebagai pekerjaan sambilan, bisa pula dilakukan sebagai pekerjaan utama. Tak jarang beberapa petani yang semula menekuni budi daya ikan konsumsi seperti ikan lele, ikan nila, gurame dan lain sebagainya beralih menekuni budidaya ikan hias. Semua itu dilakukan karena potensi ekonomis budidaya ikan hias lebih menggiurkan dibandingkan dengan ikan konsumsi. Dengan pola pemeliharaan dan pemberian makanan yang hampir sama dengan ikan konsumsi, budidaya ikan hias mampu menghasilkan pemasukan yang lebih besar karena harga ikan hias lebih mahal. Kunci membudidayakan ikan hias adalah telaten dan senang di dalam memeliharanya.

Ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, ikan hias dihargai dengan sistem per ekor. Hasil budidaya Ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga bisa dilakukan di lahan sempit dan bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Jika tidak memiliki kolam yang luas, budidaya ikan hias bisa dilakukan di dalam akuarium atau bak semen yang cukup kecil. Jika lahan yang tersedia cukup kecil, kita harus lebih selektif dalam memelihara ikan hias.

Ikan-ikan hias yang dipelihara cukup yang berkualitas bagus sedangkan yang berkualitas kurang bagus harus segera diafkir karena memakan tempat. Karena suka terkadang penggemar ikan hias bersedia mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah untuk memiliki seekor ikan hias yang diidam-idamkannya. Hal inilah yang terkadang membuat harga ikan hias melambung tinggi.

Faktor keindahan ikan hias juga turut andil dalam menentukan harga. Secara umum ikan hias yang memiliki bentuk, warna, corak yang indah akan berharga cukup mahal. Di sinilah letak kunci keberhasilan budidaya ikan hias, menghasilkan ikan-ikan yang indah dan berkualitas bagus. Keberadaan ikan hias sendiri saat ini tidak lagi sebagai hiburan atau hobi semata tetapi telah berkembang menjadi objek yang dimanfaatkan bagi kepentingan dunia pendidikan, penelitian, medis maupun keperluan konservasi alam.

Sampai saat ini ikan hias air tawar merupakan salah satu jenis komoditas ekspor nonmigas bidang perikanan yang mampu menyumbang devisa negara yang cukup besar. Dengan kekayaan ikan hias yang berlimpah maka peluang Indonesia sebagai pengekspor komoditas ini sangat terbuka lebar. Sehingga Budidaya Ikan Hias layak digencarkan di masyarakat. Usaha budidaya ikan hias merupakan salah satu usaha yang memberikan alternatif sumber penghasilan untuk meningkatkan pendapatan petani/pengusaha ikan hias. Usaha budidaya ikan hias cukup prospek dikembangkan. Hal ini disebabkan dalam budidaya ikan hias memiliki keunggulan-keunggulan sebagai berikut :
1. Teknologinya mudah diserap dan diterapkan, karena teknologi yang digunakan cukup sederhana
2. Budi daya Ikan Hias Dapat diusahakan skala rumah tangga/ usaha kecil, tidak membutuhkan lahan yang luas
3. Perputaran modal cepat, dapat dipanen dalam jangka waktu yang singkat. Budi daya ikan Hias mampu Menyerap tenaga kerja.
4. Pasar yang menjanjikan, baik domestik maupun ekspor.

2. Potensi Ekspor Ikan Hias Indonesia yang Besar
Potensi ekspor ikan hias Indonesia, baik air tawar maupun air laut, cukup besar. Hampir semua negara menyukai produk ikan hias dari Indonesia. Fadel mengatakan sejatinya potensi ekspor ikan hias Indonesia bisa mencapai US$ 65 juta. Jika angka itu tercapai maka Indonesia akan menandingi Singapura. Potensi ini apabila ditangani serius antara pemerintah dan seluruh stakeholder ikan hias Indonesia, maka Indonesia akan mampu berbicara banyak di pasar internasional dan menjadi eksportir terbesar di dunia mengungguli Singapura.

3. Pangsa Pasar Ikan Hias yang Sangat Luas
Usaha ikan hias memiliki beberapa keunggulan komparatif diantaranya tidak memerlukan modal yang banyak. Pasar ikan hias tidak pernah jenuh dan usaha ini dapat memberdayakan masyarakat melalui industri kecil untuk ekspor. Negara penerima ekspor jenis air tawar dan laut Indonesia adalah Singapura, China, Hongkong, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, Amerika, dan Uni Eropa. Sementara itu, Direktur Pedagangan Luar Negeri DKP, Saut P Hutagalung, mengatakan bahwa penurunan ekspor ikan hias memang terjadi setiap tahunnya, Untuk itu pengalihan negara tujuan ekspor ke Timur Tengah juga dijajaki agar ekspor ikan hias dapat meningkat lagi. Untuk 2011, Eropa menjadi target pasar berikutnya.

4. Koordinasi dengan Maskapai Penerbangan
KKP menggandeng PT Garuda Indonesia (Garuda) untuk mengekspor ikan hias. Diharapkan dengan kerja sama ini, ekspor ikan hias Indonesia ke negara Eropa dan Amerika Utara bisa dilakukan langsung tanpa harus melalui Singapura. Rencana penerbangan langsung tersebut nantinya, ekspor ikan hias bisa langsung dari Cibinong ke negara tujuan. "Langkah ini ditempuh karena Garuda Indonesia sudah memiliki rute penerbangan ke Eropa Barat, Eropa Timur, dan Jepang. Garuda siap mendukung upaya KKP ini. Selain lebih hemat waktu, resiko kematian ikan hias di perjalanan juga bisa berkurang karena waktu perjalanan lebih singkat. Karena kemampuanmaksimal ikan dibawa dalam perjalanannya itu sekitar 2 x 24 jam. P2HP mengupayakan maskapai penerbangan yang melakukan penerbangan langsung ke Eropa menyediakan sebagian ruangan di bagasi pesawat untuk mengangkut produk ikan hias.

5. Selera Konsumen Luar Negeri yang Berbeda-beda
Konsumen ikan hias di setiap negara memiliki selera yang berbeda. Sehingga, jenis apa pun yang dihasilkan akan diserap. Semua ada pasarnya. Selera masyarakat Timur Tengah berbeda dengan masyarakat Eropa. Masyarakat Timur Tengah lebih menyukai ikan hias dengan bentuk besar. Ikan arwana merupakan ikan yang disukai oleh masyarakat Timur Tengah, selain juga beberapa ikan hias air laut lainnya. Sementara orang Amerika dan Eropa lebih menyukai ikan yang dihasilkan dari budi daya apa pun jenisnya. Hal ini karena masyarakat Eropa memiliki kesadaran yang tinggi akan konservasi dan kelestarian spesies. Sedangkan Australia memiliki selera yang lebih bebas. Hampir segala jenis ikan hias dapat masuk ke negara itu. Apapun jenisnya, berasal dari alam atau tidak, bagi mereka tidak masalah. Sementara orang Jepang lebih menyukai ikan jenis arwana. Namun demikian, yang menjadi ikan favorit orang Jepang bukan ikan arwana super red yang selama ini banyak dicari dan harganya cukup tinggi yang bisa mencapai 40 juta. Orang Jepang lebih menyukai arwana dengan bentuk pendek yang disebut dengan arwana sumo. Jika demikian, maka sebenarnya potensi ekspor ikan Indonesia cukup besar.

Sumber : http://sinar-fals.blogspot.com/2011/03/peluang-usaha-budidaya-ikan-hias-di.html

www.jendelahewan.blogspot.com

Sabtu, 03 November 2012

Usaha Ternak Lovebird Koloni

Usaha ternak lovebird koloni
Usaha ternak lovebirdkoloni
Tips Usaha ternak lovebird koloni adalah sistem peternakan lovebird yang mengumbar burung dalam sangkar besar. tentu berbeda dengan cara ternak lovebird lutinoyang menyendiri. 


Serta, dalam proses ternak sistem koloni, ada pula tempat untuk mereka bertelur atau yang sering disebut dengan glodok. Dalam satu glodok sebainya dipasang satu pasang lovebird dan apabila ada 10 ekor berarti kita harus menyiapkan 5 glodok. Dalam ternak sistem koloni, anda akan menemukan dua hal yaitu kerugian serta kelebihannya.

Ternak dengan Sistem Koloni

Kelebihan dengan melakukan usaha ternak lovebird koloni adalah peternak biasanya mengumbar semua burung dalam sebuah sangkar yang teramat besar. tak hanya itu, para peternak akan membebaskan Lovebird dalam memilih pasangannya sendiri. Untuk penyediaan tempat makan dan minum, para peternak hanya memberikan satu buah tempat makan dan minum yang besar. Dalam membersihkan sangkar juga lebih praktis.

Kerugian besarnya dalam usaha ternak lovebirdkoloni adalah ketika ada loverbird yang terserang penyakit. Maka, besar kemungkinan loverbird yang lain juga akan tertular dan berpotensi mendatangkan kematian. Kerugian yang lain akan terjadi apabila ada indukan yang telah menetaskan anak, tentu dia akan memberi makan si anak dengan meloloh. Nah, ketika usaha ternak koloni diterapkan, banyak lovebird lain yang mengganggu sehingga si anakan lovebird tidak jadi makan dan berakibat kematian.

Sehingga dalam usaha ternak lovebird koloni, anda harus benar-benar melakukan pendekatan intensif setiap harinya. Tak Cuma itu, jangan sampai anda kehabisan vaksin pembersih bakteri karena semua penyakit bisa datang kapan saja. J

Usaha ternak lovebird koloni biasanya dimulai ketika usia di atas 7 bulan. Pilihlah lovebird betina yang tidak cacat, agar anakan dapat lahir dengan sempurna. Serta, pilih juga burung lovebird yang lincah, dan benar-benar aktif.

Dalam sistem koloni, anda juga perlu menerapkan alas glodok bagi anakansangat diperlukan. Dengan alas glodok yang baik agar kandang lovebird bisa terjaga dengan baik. Usahakan glodok harus diberi alas, karena kalau tidak, lovebird akan sulit dalam berdiri. Alas untuk glodok menjadi syarat utama untuk usaha ternak lovebird koloni karena jika glodok tidak diberi alas akan biasanya akan menyebabkan cacat pada kakinya.

www.jendelahewan.blogspot.com