Tampilkan postingan dengan label Ganggang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ganggang. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2012

GANGGANG(PIGMEN)

Pigmen

Ganggang mempunyai pigmen hijau daun yang disebut klorofil sehingga dapat melakukan fotosintesis. Selain itu juga mempunyai pigmen – pigmen tambahan lain yang dominan. Ganggang mempunyai ukuran yang beraneka ragam ada yang mikroskopis, bersel satu, berbentuk benang atau pita , atau bersel banyak berbentuk lembaran. Dalam perairan, ganggang merupakan penyusun vitoplankton yang biasanya mengambang didalam air, tetapi juga dapat hidup melekat didasar perairan disebut neustonik

Ganggang ini hidup di laut, bentuk fisik seperti rumput sehingga disebut dengan rumput laut. fisik bersel banyak bentuk seperti lembaran. Warna merah karena mengandung pigmen fikoeritrin. Reproduksi seksual dengan peleburan antara spermatozoid dan ovum menghasilkan zigot. Zigot tumbuh menjadi ganggang merah. Contoh gangganng merah adalah Euchema spinosum, Gelidium, Rhodymenia dan Scinata. Euchemma spinosum merupakan penghasil agar-agar di dingin dingin. Ganggang merah mempunyai pigmen yang disebut fikobilin yang terdiri dari fokoeritrin (merah) dan fikosianin (biru). Hal ini memungkinkan ganggang yang hidup di bawah permukaan laut menyerap gelombang cahaya yang tidak dapat diserap oleh klorofil. Kemudian pigmen ganggang ini mengirimkan energi matahari ke molekul klorofil.

SIFAT GANGGANG

Ganggang bersifat autotrof (dapat menyusun makanannya sendiri). Hampir semua ganggang bersifat eukaryotik. Habitat hidupnya di air tawar, laut dan tempat-tempat yang lembab.
Ganggang terbagi menjadi beberapa kelas :
  1. Cyanophyta    (ganggang biru), masih prokaryotik.
  2. Chlorophyta   (ganggang hijau)
  3. Chrysophyta   (ganggang keemasan)
  4. Phaeophyta    (ganggang coklat/ perang)
  5. Rhodophyta    (ganggang merah)
 
 
Ganggang atau Alga Orang-orang di negara Jepang banyak yang mengkonsumsi ganggang, karena tumbuhan itu selain enak juga merupakan sumber vitamin C dan mineral. Selain ganggang, di dalam laut juga ada bunga laut. Ada lagi yang disebut dengan rumput laut. Rumput laut banyak sekali dijumpai di Laut daerah Mediterania. 
Sebagian tumbuhan laut dapat dijumpai dekat dengan tepi laut, sebagian lagi dapat dijumpai tumbuh di laut bebas. Tiap tumbuhan memerlukan sinar matahari untuk berfotosintesis maka tumbuhan laut tumbuh dekat dengan permukaan laut. Banyak ilmuwan yang mengemukakan bahwa Alga (Ganggang) sebenarnya bukanlah tumbuhan. Mereka memiliki jenis yang terpisah disebut Protist. Seperti diketahui dari namanya, ganggang laut adalah tumbuhan laut yang hidup di air asin. Ganggang ada yang mengambang secara bebas tetapi sebagian besar hidup berdekatan dengan permukaan laut di batu-batu karang, rumah keong atau siput. Ganggang hidup di sepanjang tepi laut yang dangkal sering juga disebut “Intertidal Zone” (daerah pasang surut air). Ganggang dapat dijumpai dalam jarak 40 meter (130 kaki) dibawah laut atau daerah yang masih terkena sinar matahari.

Ganggang biasanya dijumpai di pantai-pantai,kecuali di Pantai barat Afrika dan di barat tengah Amerika. Beberapa tumbuhan laut dan Ganggang hidup dengan satu sel yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop. umumnya ganggang laut tersusun dari banyak sel, karena itu dapat dilihat langsung dengan mata kita.
Ganggang terbagi menjadi 3 grup berdasarkan warnanya, yaitu Ganggang Hijau, Coklat dan Merah.Yang diketahui sekarang Ganggang Merah 6000 jenis, Ganggang Coklat 2000 jenis dan ganggang Hijau 1200 jenis.

Ganggang yang bersifat bentik digolongkan lagi menjadi;
a. Epilitik ( hidup diatas batu)
b. Epipalik (melekat pada lumpur atau pasir)
c. Epipitik ( melekat pada tanaman )
d. Epizoik ( melekat pada hewan).