Sabtu, 19 November 2011

Jenis-Jenis Penyakit Pada Udang


Bintik Putih
Penyakit bintik putih yang menjadi penyebab sebagian besar kegagalan budidaya udang. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus SEMBV (Systemic Ectodermal Mesodermal Baculo Virus). Serangannya penyakit ini sangat cepat, dalam beberapa jam saja seluruh populasi bisa mati.
Gejalanya yang timbul:
- berenang tidak teratur di permukaan
- jika menabrak tanggul langsung mati
- adanya bintik putih di cangkang (Carapace)
- sangat peka terhadap perubahan lingkungan
Virus dapat berkembang biak dan menyebar lewat inang, yaitu kepiting dan udang liar, terutama udang putih. Belum ada obat untuk penyakit ini.
Cara mengatasinya:
diusahakan agar tidak ada kepiting dan udang-udang liar masuk ke kolam budidaya. Kestabilan ekosistem tambak juga harus dijaga, sehingga walaupun telah terinfeksi virus, udang tetap mampu hidup sampai cukup besar untuk dipanen. Untuk menjaga kestabilan ekosistem tambak tersebut tambak perlu dipupuk dengan TON.

Bintik Hitam/Black Spot
Disebabkan oleh virus Monodon Baculo Virus (MBV).
Gejala yang timbul:
- terdapat bintik-bintik hitam di cangkang
- biasanya diikuti dengan infeksi bakteri
- kerusakan alat tubuh udang
Cara mencegah:
dengan selalu menjaga kualitas air dan kebersihan dasar tambak.
Kotoran Putih/mencret
Disebabkan oleh tingginya konsentrasi kotoran dan gas amoniak dalam tambak alias kolam.
Gejala yang timbul:
- adanya kotoran putih di daerah pojok tambak (sesuai arah angin)
- penurunan nafsu makan sehingga dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kematian
Cara mencegah:
jaga kualitas air dan dilakukan pengeluaran kotoran dasar tambak/siphon secara rutin.

Insang Merah
Ditandai dengan terbentuknya warna merah pada insang. Penyakit ini disebabkan tingginya keasaman air tambak, sehingga cara mengatasinya dengan penebaran kapur pada kolam. Pengolahan lahan juga harus ditingkatkan kualitasnya.
Nekrosis
Disebabkan oleh tingginya konsentrasi bakteri dalam air tambak.
Gejala yang timbul adanya kerusakan/luka yang berwarna hitam pada alat tubuh (terutama ekor).
Cara mengatasinya adalah dengan penggantian air sebanyak-banyaknya ditambah perlakuan TON 1-2 botol/ha, sedangkan pada udang dirangsang untuk segera melakukan ganti kulit (Molting) dengan pemberian saponen atau dengan pengapuran.

Info seputar penyakit udang
Penyakit pada udang sebagian besar disebabkan oleh penurunan kualitas kolam budidaya. Oleh karena itu perlakuan TON sangat diperlukan baik pada saat pengolahan lahan maupun saat pemasukan air baru.