Minggu, 19 Juni 2011

Mengatasi kelinci mencret


Mencret pada kelinci biasanya disertai dengan kembung pada perut kelinci, atau jika tidak diobati maka kelinci tersebut bisa mati dalam keadaan kembung. Peternak Kami pernah bercerita bahwa ada kelinci seorang peternak yg mati karena perutnya pecah, perutnya kembung namun tidak diobati. Mungkin bukan 100% salah peternak tersebut, karena penyakit ini memang susah2-gampang untuk dideteksi. Walau susah untuk dideteksi, tapi bukan berarti tidak ada tanda tandanya sama sekali, berikut tanda tanda kelinci yg sedang kembung/mencret/masuk angin.
  • Tidak bisa/malas berdiri. Kalaupun berdiri biasanya membungkuk, sama seperti manusia yang sedang mules/masuk angin
  • Karena menahan sakit, biasanya kaki depanya diselonjorkan kedepan terus agar kaki kelinci tersebut tidak menyentuh bagian perutnya yang sedang sakit. Hal inilah yang menyebabkan kelinci tersebut enggan dan sulit untuk berdiri
  • Mata sayu
  • Kelinci menjadi kurang aktif
  • Gigi “gemeretek”/bergesek2kan sehingga menimbulkan bunyi. Hal ini karena kelinci sedang menahan sakit
  • Kelinci haus terus
  • Kotoran kelinci tidak padat/seperti gell

Penyakit ini cukup sering lho menimpa kelinci, jadi mesti diwaspadai. Nah, juka sudah tahu ciri cirinya, sekarang Kita cari tahu penyebabnya. Penyebab mulesnya si kelinci ada banyak, tidak hanya satu.

Yang Kami tahu penyebab utamanya adalah
  • Tidak seimbangnya antara serat, protein, lemak dan gizi lainya pada pakan kelinci,..nah sekarang Kita semakin sadar kan akan pentingnya pelet.
  • Kotornya lingkungan kandang, sehingga bakteri masuk ke dalam tubuh kelinci melalui udara/makanan
  • Angin malam
  • Cuaca yg kurang baik
  • Berganti2 makanan secara drastis

Sebagai tambahan, penyebab mencretnya kelinci juga bisa diliat dari kotoran/feses kelinci tersebut
  • Kotoran berwarna ijo, dan seperti jelly, penyebab : Terlalu banyak serat/sayuran hijau yg tidak diimbangi dengan lemak, protein, dll(serat > 22%). Pengobatanya kelinci diberi hay(sayur yg sudah dilayukan)
  • Kotoran berwarna gelap, encer : Ada dua kemungkinan, kemungkinan pertama warna gelap berasal dari darah. Pengobatanya harus dengan antibiotik. Kemungkinan kedua kelinci terserang karena terserang bakteri seperti E.colli. Biasanya kelinci hanya bisa bertahan 1-3 hari saja. Penangananya harus cepat dengan memberikan antibiotik yg dapat dibeli di dokter hewan.

Ada tips dari Kami, biasanya jika kelinci mencret, Kami melepaskanya di kandang dan menjemurnya di pagi hari. Selain itu juga bisa dicoba diberi penyegar cap kaki 3 atau flagyl.