Jumat, 24 Februari 2012

FILTERISASI KOLAM IKAN DENGAN POMPA

Sistem pompa
Jika anda memiliki kolam yang sarat dengan koi, tentunya tidak memungkinkan bagi anda untuk mengeluarkan air secara bebas. Pompa ini selain mengeluarkan air yang mati dan kotoran-kotoran, juga bisa dipakai untuk menambah aerasipenambahan oksigen ke dalam air dng memancarkan air atau melewatkan gelembung udara ke dl air) dalam kolam. Ini tentu bisa dihubungkan apabila dalam kolam itu dilengkapi batu terjunan, dan pompa dipakai untuk memutar air dari kolam ke unit filter dan dibawa naik baru keluar dari atas.

Pada siang hari ketika suhu sudah naik, kotoran di dasar kolam akan naik dan menyulitkan ketika disedot pompa. 6. Sistem sirkulasi air
Cara paling mutakhir yang efektif dan efisien untuk membersihkan air kolam adalah dengan sistem sirkulasi air. Dengan membangun unit  mini di samping kolam, baik dengan bangunan permanen ataupun bak fiberglass, air dari kolam dinaikkan dan setelah melewati unit filter air kembali masuk ke dalam kolam dalam keadaan bersih. Di dalam unit penyaring diberi busa untuk menghambat kotoran-kotoran supaya tidak terikut air. Dengan cara ini pekerjaan membersihkan air men-jadi praktis dan tidak membutuhkan banyak tenaga dan biaya.
Centralkoi — Sistem Filter Kolam Koi memegang peranan yang penting bagi perkembangan dan kesehatan ikan Koi. Kolam koi pada umumnya tidak dirancang menggunakan air yang mengalir dan berubah setiap waktu, kecuali pada beberapa kolam lumpur untuk pembesaran. Pada kolam dengan aliran air yang mengalir kotoran akan terbuang dengan sendirinya dan air baru yang segar masuk menggantikan air yang sudah kotor. Dengan demikian tidak diperlukan sistem filter untuk membersihkan kotoran di kolam. Pada kolam yang tidak berganti airnya, air kolam dialirkan ke dalam sebuah sistem filter, setelah memasuki filter air akan dikembalikan lagi ke kolam dengan kondisi yang sudah bersih dari kotoran-kotoran yang berbahaya dan mengganggu performa(keindahan).

Di antara zat yang berbahaya dan mengganggu kelangsungan hidup ikan koi adalah Amonia yang dihasilkan oleh kotoran ikan koi dan sisa-sisa makanan yang tidak habis dimakan. Dalam jumlah yang melewati kadar batas tertentu ammonia akan menyebakankematian pada Ikan Koi. Kolam koi terkadang juga mengandung zat-zat kimia lain yang berbahaya bagi ikan koi, karena itulah sistem filter kolam koi harus di desain untuk menghilangkan zat-zat tersebut.
Ikan Koi sangat sensitif terhadap kondisi dan keadaan lingkungannya (air kolam), selain itu warna dan kualitas kecemerlangan kulit koi juga dipengaruhi oleh kualitas air kolam yang baik. Pertumbuhan ikan koi juga akan terhambat jika kualitas air dalam kolam koi buruk. Jika kolam koi sudah mulai dioperasikan dan filter tidak didesain dengan sempurna dan baik hanya akan membuat frustasi dan membuang-buang tenaga dalam membersihkan kolam. Alih-alih anda menikmati performa koi, justru anda hanya akan disibukkan dengan menguras kolam koi sesering mungkin.
Sistem filter kolam koi yang baik adalah yang mampu menjaga kondisi air dari zat-zat polutan dalam batas-batas yang masih diperkenankan. Cara mengetahui yang paling valid adalah mengukur parameter air dengan alat Water Teskit yang banyak tersedia di toko-toko. Cara tradisional adalah dengan melihat perilaku ikan koi, jika kondisi air berubah maka perilaku koi akan cenderung berubah. Cara pengamatan ini memerlukan keahlian, kebiasaan dan pemahaman perilaku ikan koi.
Secara umum ada tiga macam sistem filter kolam koi yaitu : Filter Mekanis, Filter Biologi dan Filter Kimia. Filter kimia pada umumnya tidak direkomendasikan jika tidak terpaksa, dan hanya diterapkan pada saat-saat tertentu saja.