Jumat, 24 Februari 2012

PENYEAB IKAN STRESS

Beberapa contoh spesifik yang dapat menimbulkanstres pada ikan disebutkan dibawah ini.
  • Penyebab stress secara Kimiawi  Penyebab Stress Secara Biologi
  •  Adanya jenis ikan lain – Agresi, perebutan wilayah, kebutuhanterhadap celah gerak renang3.Adanya Mikroorganisme – Patogen dan Non-patogen4.Makroorganisme – Parasit internal dan eksternal.
Penyebab Stress Secara Fisika


  • Suhu : ini merupakan pengaruh yang sangat penting pada sistemimmunitas ikan.2.Cahaya3.Suara4.Gas-gas terlarut.
  • Penanganan ikan2.Pengangkutan ikan.
 
Peningkatan gula darah disebabkan oleh adanya sekresi hormon darikelenjar ginjal. Danseekor ikan laut cenderung untuk kehilangan banyak air ke lingkungan(dehidrasi). Kondisi gangguan seperti ini mengakibatkan ikanmembutuhkan energi ekstra yang digunakan untuk mempertahankanosmoregulasi.
  • Respon terhadap adanya peradangan dihalangi oleh adanya hormonyang dikeluarkan dari kelenjar ginjal.

Dampak Stress Terhadap Zat Pelindung
Lendir
  • Stres mengganggu keseimbanganelektrolit ( Natrium, Kalium dan Klorida) yang mengakibatkan pengeluaranair secara cepat dan berlebihan pada ikan air tawar dan dehidrasi padaikan air asin. Kebutuhan terhadap proses pengontrolan keseimbangan air dan ion antara tubuh ikan dan lingkungannya yang didukung olehkeberadaan lendir terus meningkat.

  • Stress yang berasal dari penanganan ikan secara fisik menghilangkanlendir dari tubuh ikan. Akibatnya adalah penurunan proteksi kimiawi,penurunan proses osmoregulasi (Pada suatu waktu ketika sangatdibutuhkan), penurunan bahan pelumas menimbulkan ikan menggunakanlebih banyak energi untuk berenang (pada suatu waktu ketika energicadangan telah digunakan untuk proses metabolisme), dan gangguanterhadap pelindung fisika melawan organisme penyerang.3.Stress Kimiawi (Contoh : Proses pengobatan penyakit) sering menimbulkan lendir kehilangan pelindung kimiawi, kehilangan fungsiosmoregulasi, kahilangan bahan pelumas, dan merusak pelindung fisikayang dibentuk oleh lendir.



Sisik dan Kulit
Sisik dan kulit umumnya rusak akibat stres penanganan ikan. Infestasi parasit dapat menimbulkan kerusakan pada insang, kulit,sirip, dan kehilangan sisik yang menciptakan luka pada kulit danmerupakan celah untuk masuknya bakteri. Seringkali, ikan yang terinfeksiparasit sesungguhnya sering mati dikarenakan infeksi bakteri; tetapi problema tentang parasit, dikaitkan dengan kerusakan fisik, danreaksi akibat stres menciptakan keadaan yang membiarkan bakterididalam air untuk menyerang ikan, menimbulkan sebuah penyakit yangmematikan.Stres apapun dapat menimbulkan perubahan hormon dimana dapatmenurunkan efektivitas dari reaksi atas terjadinya peradangan. Stres suhu, khususnya akibat suhu yang dingin, dapat menghentikan secara keseluruhan aktivitas ”sel pembunuh” dari sistem kekebalan tubuh.Dengan demikian, ikan kehilangan sebuah sistem pertahanan pertamayang sangat penting melawan serangan organisme. Stres karena suhu, khususnya pada penurunan suhu yang sangattajam, sangat mengganggu kemampuan ikan untuk dengan cepatmelepaskan antibodi untuk melawan organisme penyerang. Hilangnyawaktu yang dibutuhkan untuk membentuk antibodi memberikankesempatan waktu bagi organisme penyerang untuk bereproduksi danmeningkatkan jumlahnya. Dan hal tersebut memberikan sebuahkeuntungan dimana organisme penyerang dapat membanjiri ikan